Rabu, 21 September 2016
INI, YANG DILAKUKAN USTADZ M. ARIFIN ILHAM SEBELUM KOMA 21 HARI KARENA BISA ULAR..!!
Kiyai Haji Muhammad Arifin Ilham yang merupakan pemimpin Majlis az-Zikra yaitu dai populer dengan nada khasnya. Serak, berat, serta bertenaga. Padahal, berdasarkan pengakuannya, mulanya tak sekian. Bahkan, beliau mempunyai nada yang amat lantang serta mengandalkan retorika dalam menyampaikan ajaran-ajaran Allah Ta’ala.
Masihlah berdasarkan pengakuannya, beliau sering dijadikan ‘second option’ sembari menunggu tampilnya almarhum dai sejuta umat, Kiyai Haji Zainuddin MZ. Katanya, “Jadi, nada serak ini kuasa Allah Ta’ala. ” Lalu, bagaimana ceritanya sampai suara yang lantang serta keras berubah jadi serak serta berat?
Pada sepotong Subuh yang syahdu, beberapa jamaah shalat berkumpul sambil menunjuk-nunjuk satu objek. Ada ular. Berbisa. Dai asal Banjarmasin ini juga mendekati serta menangkap ular tersebut . “Arifin tak takut ular, ” katanya. Ular itu juga diletakkan di satu wadah di rumahnya.
Mendekati siang, waktu beliau serta rombongan akan menuju tempat kajian, ada salah satu sahabat beliau yang mengambil wadah berisi ular tersebut . Dai yang senantiasa sejuk dengan ajakan dzikir ini juga mengingatkan, “Awas, itu ada ularnya. Berbisa. ”
Lalu, sosok yang akrab dengan baju serbaputih ini juga mengambil satu wadah lain. Lalu berkata, “Letakkan disini. ” Tetapi, karena cemas, sahabatnya itu melemparkan ular tersebut hingga mematok bagian tangan pada jari telunjuk dengan ibu jarinya.
Cerita beliau, “Tiga puluh menit lalu, Arifin koma sepanjang dua puluh sehari. ”
Menarik, sebelum koma, beliau di beri hidayah untuk melakukan aneka sunnah Nabi. Di mana sunnah-sunnah tersebutlah yang menjadi sebab pertolongan Allah Ta’ala padanya.
Pertama, saat merasakan racun mulai menjalari sekujur badannya, beliau ingat beberapa duit di sakunya. “Sedekahkan ini, semua. ” Sebab, papar dai yang pernah jadi tujuan brutal sekumpulan orang Syi’ah ini mengutip sabda Nabi, “Sedekah dapat menampik bala’ (penyakit, celaka, serta keburukan yang lain). ”
Ke-2, beliau langsung menelpon orangtua. Memohon doa. Beliau sangat memahami kalau doa orang tua sangat makbul. Tuturnya mengisahkan, “Sembari menahan sakit yang luar biasa, Arifin menelpon Mamah serta Abah. ” Pada ke-2 sarana surganya itu, dai yang pernah tinggal di bilangan Depok Jawa Barat ini menyampaikan permintaan maaf serta memohon didoakan supaya diberikan kesembuhan.
Ketiga, bikin ‘kontrak’ dengan Allah Ta’ala. Sebentar sebelumnya hilang kesadaran, beliau memohon kertas serta alat catat. Diatas kertas tersebut, beliau menulis, “Ya Allah, bila Engkau masih menghendaki hamba berdakwah di negeri yang hamba cintai ini, hidupkan hamba. Namun, bila hamba tidak lagi berguna, matikan hamba. ” Dibagian akhir, beliau menulis kalimat thayyibah “Laa ilaha illallah, Muhammadan Rasulullah. ”
Qadarullah, beliau sadarkan diri sesudah hilang kesadaran selama 21 hari. Waktu sadar, nada beliau jadi serak serta seberat saat ini. Namun, mengutip perkataan istri pertamanya, “Suara Ayang seksi, kok. ”
Sumber : http :// www. 9liputan. com
SUMBER :http://www.merdekasiana.com/2016/04/yang-dilakukan-ustadz-m-arifin-ilham.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar